Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah Tahun 2019-BNews



Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah Tahun 2019

Juklak Diklat Penguatan Kepala Sekolah Tahun 2019 (draft) – Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat menuntut kepala sekolah yang memiliki kompetensi manajerial yang kuat. Memasuki era industri 4.0, inovasi menjadi kunci paling utama yang diharapkan dari kepala sekolah dalam membentuk peserta didik memiliki kompetensi abad 21 yang mampu berfikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Peserta didik yang berkualitas merupakan keluaran (output) dari sistem persekolahan yang baik. Kepala sekolah menjadi actor utama yang mengelola masukan (input), proses, dan keluaran (output) dengan berpedoman pada standar nasional pendidikan (SNP).

Salah satu kebijakan prioritas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah menyiapkan kepala sekolah yang kompeten dan mampu berpikir visioner dalam memimpin dan mengelola sekolahnya. Target utamanya adalah membangun tata kelola dan budaya mutu di sekolah yang berdaya saing tinggi.

Kepala sekolah sebagai pemimpin abad 21 harus mampu melihat peluang dan potensi yang ada dengan mengidentifikasi masalah di sekolahnya sebagai dasar pengembangan sekolah. Kepala sekolah juga harus mampu mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di sekolah baik guru, tenaga kependidikan, maupun orangtua untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang dinamis sesuai dengan perkembangan industry 4.0. Kepala sekolah harus memberikan dukungan semangat dan penghargaan kepada guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang telah mencapai hasil atas prestasi, inovasi, dan pencapaian lain yang membanggakan. Kepala sekolah dalam perannya sebagai supervisor harus mampu berperan sebagai pemimpin instruksional dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran abad 21 sesuai dengan konsep pendekatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills).



Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah mengamanatkan bahwa guru calon Kepala Sekolah harus mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah dan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan sebagai salah satu persyaratan untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Sekolah. Bagi Kepala Sekolah yang sedang menduduki jabatan sebelum diterbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018, maka wajib mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah.

Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah diselenggarakan bertujuan untuk memantapkan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai, dan keterampilan Kepala Sekolah agar mampu berpikir visioner dalam membangun tata kelola dan budaya mutu di sekolah yang berdaya saing tinggi.

Petunjuk pelaksanaan ini disusun untuk digunakan sebagai acuan kerja bagi semua unit unit kerja/instansi yang akan melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah pada semua jenjang pendidikan. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim penyusun dan berbagai pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam penyelesaian petunjuk pelaksanaan ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi upaya yang kita lakukan. (Sambutan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan)

Perkembangan pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 menuntut adanya generasi muda yang kompeten dan unggul. Sekolah sebagai satuan pendidikan memiliki fungsi utama untuk mencetak insan generasi muda yang memiliki kemampuan bersaing, berpikir kritis, kreatif dan inovatif, mampu dan terampil berkomunikasi, bekerjasama dan berkolaborasi, serta memiliki kepercayaan diri.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, sekolah sebagai pusat pembelajaran memerlukan kepala sekolah yang visioner dan memiliki kemampuan unggul dalam tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik. Keberhasilan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan juga tidak terlepas dari kompetensi dan kemampuannya menjalankan tugas, peran, dan fungsinya sebagai kepala sekolah. Sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, bahwa seorang kepala sekolah diharapkan memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial.

Kewajiban guru calon Kepala Sekolah untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah sebelum menjabat sebagai Kepala Sekolah telah diatur sejak tahun 2010 melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/Madrasah Pasal 6. Pada kenyataannya, masih banyak Kepala Sekolah yang sekarang telah menduduki jabatannya tanpa melalui Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan sebagaimana tertuang pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 dan sesungguhnya belum memenuhi persyaratan untuk menjadi Kepala Sekolah.

Dalam rangka memenuhi peraturan tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah bahwa bagi Kepala Sekolah yang telah diangkat sebelum diundangkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tersebut, wajib mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah untuk memperoleh Sertifikat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah.

Petunjuk Pelaksanaan ini disusun agar Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan sesuai dengan prosedur.

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Dasar Hukum

C. Tujuan

D. Sasaran

E. Ruang Lingkup

BAB II PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGUATAN KEPALA SEKOLAH

A. Pengertian

B. Tujuan

C. Prinsip

D. Sasaran

E. Penyelenggara

F. Peran dan Tanggung jawab Instansi Terkait

G. Sumber Daya Manusia

BAB III PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGUATAN KEPALA SEKOLAH

A. Persiapan

B. Rekrutmen Calon Peserta

C. Pelaksanaan Diklat

D. Kepanitiaan Penyelenggaraan

E. Indikator Keberhasilan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan

F. Tempat Kegiatan

G. Pembiayaan

BAB IV PENILAIAN PADA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGUATAN KEPALA SEKOLAH

A. Penilaian Terhadap Peserta

B. Penilaian Terhadap Narasumber Nasional dan Pengajar Diklat

C. Penilaian Terhadap Penyelenggaraan Diklat

BAB V STANDAR PENYELENGGARAAN

A. Standar Pengelolaan/Pelaksanaan

B. Standar Pengajar

C. Standar Sarana dan Prasarana

D. Standar Penilaian

E. Standar Penyelenggara

F. Standar Sertifikat

BAB VI PENJAMINAN

A. Ruang Lingkup

B. Supervisi Penyelenggaraan Diklat

C. Monitoring dan Evaluasi

D. Pelaporan

BAB VII SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DIKLAT TENAGA KEPENDIDIKAN

A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM)

B. Tujuan dan Ruang Lingkup SIM Diklat Tenaga Kependidikan

C. Mekanisme SIM Diklat Tenaga Kependidikan

BAB VIII PENUTUP

LAMPIRAN

Lampiran 1. LPD yang Bekerjasama dengan LPPKS

Lampiran 2. Contoh Format Penilaian Sikap

Lampiran 3. Contoh Format Penilaian Keterampilan

Lampiran 4. Contoh STTPP

DAFTAR TABEL

Tabel 3. 1 Kegiatan dan Strategi Penyiapan Sumber Daya Manusia

Tabel 3. 2 Struktur Program Bimtek Narasumber Nasional dan Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah

Tabel 3. 3 Struktur Program Pendidikan dan Pelatihan

Tabel 4. 3 Variabel dan Subvariabel Keberhasilan Pelaksanaan

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Bagan Organisasi Penyelenggara

Gambar 3. 1 Alur Tahapan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah

Gambar 3. 2 Tahapan Penyiapan Sumber Daya Manusia

Gambar 3. 3 Alur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah

Gambar 7. 1 Alur Skematik SIM Diklat Fungsional Tenaga Kependidikan Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah

Download/unduh selengkapnya Juklak Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah Tahun 2019, silahkan klik di bawah ini: