PERATURAN PEMERINTAH – PP NOMOR 25 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN UU NOMOR 11 TAHUN 2019 TENTANG KEINSINYURAN-BNews



PERATURAN PEMERINTAH – PP NOMOR 25 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN UU NOMOR 11 TAHUN 2019 TENTANG KEINSINYURAN

Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang  (UU) Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran, diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (3), Pasal 8 ayat (3), Pasal 17, Pasal 22, dan Pasal 49 Undang-Undang Nomor  11  Tahun  2014  tentang Keinsinyuran.

Beberapa istilah terkait Keinsinyuran, dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019, antara lain yang dimaksud Keinsinyuran adalah  kegiatan teknik dengan menggunakan  kepakaran dan keahlian berdasarkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya guna secara berkelanjutan  dengan memperhatikan keselamatan, kesehatan, kemaslahatan, serta kesejahteraan masyarakat  dan kelestarian lingkungan. Adapuan yang dimaksud Praktik Keinsinyuran adalah penyelenggaraan kegiatan  Keinsinyuran. Sedangkan Insinyur adalah seseorang yang mempunyai gelar profesi di bidang Keinsinyuran.

Yang dimksud Program Profesi Insinyur adalah program pendidikan tinggi setelah program sarjana untuk membentuk kompetensi  Keinsinyuran.   Uji Kompetensi adalah proses penilaian kompetensi Keinsinyuran yang secara terukur  dan objektif menilai  capaian kompetensi dalam  bidang Keinsinlruran dengan mengacu pada standar kompetensi Insinyur. Sedangkan Sertifikat Kompetensi Insinyur adalah bukti tertulis yang diberikan kepada Insinyur yang telah lulus Uji Kompetensi.  Surat Tanda Registrasi Insinyur adalah bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia kepada Insinyur yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan  Praktik Keinsinyuran.

Adapun Raung Lingkup Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019, dijelaskan dalam Pasal 2 yang menyatakan bahwa Lingkup Pengaturan dalam Peraturan Pemerintah  ini meliputi:

a. disiplin teknik Keinsinyuran  dan bidang Keinsinyuran;

b. program profesi Insinyur;

c. registrasi Insinyur;

d. Insinyur Asing; dan

e. pembinaan Keinsinyuran.

Terkait Disiplin Teknik Keinsinyuran ditegaskan dalam Pasal 5 Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019, bahwa Cakupan disiplin teknik Keinsinyuran meliputi:

a. kebumian dan energi;

b. rekayasa sipil dan lingkungan terbangun;

c. industri;

d. konservasi dan pengelolaan sumber daya alam;

e. pertanian dan hasil pertanian;

f.  teknologi kelautan dan perkapalan; dan

g. aeronotika  dan astronotika.

Selengkapnya silahkan download dan baca Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang  (UU) Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran.




Link download Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019 —DISINI—–

Demikian informasi tentang Peraturan Pemerintah – PP Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang  (UU) Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.

= Baca Juga =

JADUAL PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL-BNews



JADUAL PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL

JADUAL PENGGUNAAN PAKAIAN DINAS PEGAWAI NEGERI SIPIL
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI 
DAN PEMERINTAH DAERAH

( PERMENDAGRI INI SUDAH TIDAK BERLAKU LAGI )
DIGANTI DENGAN PERMENDAGRI NO.6 TAHUN 2016
BACA DISINI UNTUK PERUBAHAN JADUAL PENGGUNAAN MODEL PAKAIAN DINAS 2016
 
 
 
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 60 TAHUN 2007 TENTANG PAKAIAN DINAS PEGAWAI
NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH.
Adapaun Jadual Penggunaan Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementrian dalam negeri dan Pemerintah Daerah adalah sebagai berikut:
Jadual Penggunaan Pakaian Dinas UU 68 Tahun 2015
Demikian Jadual Penggunaan Pakaian Dinas PNS, Sesuai PERMENDAGRI No.68 Tahun 2015.
Terimakasih
Semogah bermanfaat.
Facebook Twitter Google+

Silver Galaxy S7/S7 edge to be available in Netherlands starting May-BNews



Samsung’s latest flagship smartphones – the Galaxy S7 and S7 edge – were launched globally last month on March 11. Although the devices come in several color options, the complete range is not yet available in several markets.

One such market is the Netherlands, where the Silver color option wasn’t available. However, that was until now, as the variant is now listed on the websites of several Dutch retailers, including Cool Blue, Mobile, and Belsimpel.

Interested users can place their orders right now, and the phone should be delivered in the first week of May – a delivery date of…

PERMENDIKBUD NOMOR 12 TAHUN 2019 TENTANG KELAS JABATAN KEMENDIKBUD-BNews



PERMENDIKBUD NOMOR 12 TAHUN 2019 TENTANG KELAS JABATAN KEMENDIKBUD


Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), merupakan peraturan yang menggantikan Permendikbud Nomor 29 Tahun  2017  tentang  Kelas  Jabatan  di  Lingkungan Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan dan Permendikbud  Nomor  36  Tahun  2017 tentang  Perubahan  atas  Peraturan  Menteri  Pendidikan dan  Kebudayaan  Nomor  29  Tahun  2017  tentang  Kelas Jabatan  di  Lingkungan  Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan  yang sudah  tidak  relevan  dengan kebutuhan organisasi saat ini, sehingga perlu diganti.

Pasal 1 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan bahwa 1)  Kelas jabatan digunakan sebagai dasar: a.  pemberian  tunjangan  kinerja  bagi  pegawai  negeri  sipil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan b.  penyusunan peta jabatan. 2)  Kelas  jabatan ditetapkan  berdasarkan  hasil  evaluasi  jabatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pasal 2 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan bahwa Ruang lingkup pengaturan kelas jabatan meliputi:

a.  rekapitulasi kelas jabatan dan persediaan pegawai di Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan sebagaimana  tercantum  dalam  Lampiran  I  yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini;

b.  daftar nama jabatan pimpinan tinggi, administrator, dan  pengawas,  kelas  jabatan,  dan  persediaan pegawai di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana  tercantum  dalam  Lampiran  II  yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini;

c.  daftar  nama  jabatan  fungsional,  jabatan  pelaksana, dan  jabatan  lainnya,  kelas  jabatan,  dan  persediaan pegawai di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana  tercantum  dalam  Lampiran  III  yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini;

d.  hasil  evaluasi  jabatan  pimpinan  tinggi, administrator,  dan  pengawas  di  Kementerian Pendidikan  dan  Kebudayaan  sebagaimana tercantum  dalam  Lampiran  IV  yang  merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini;

e.  hasil evaluasi jabatan fungsional, jabatan pelaksana, dan jabatan lainnya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  sebagaimana  tercantum  dalam Lampiran  V  yang  merupakan  bagian  tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini; dan

f.  peta  jabatan  di  Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan  sebagaimana  tercantum  dalam Lampiran  VI  yang  merupakan  bagian  tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 3 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan bahwa Penataan  pegawai  dalam  jabatan  dilakukan  oleh  pimpinan unit  kerja  sesuai  dengan  ketentuan  peraturan  perundang-undangan.

Pasal 4   Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan Pada  saat  Peraturan  Menteri  ini mulai berlaku, Peraturan Menteri  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  29  Tahun  2017 tentang Kelas Jabatan di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan  (Berita  Negara  Republik  Indonesia  Tahun 2017  Nomor  1334)  sebagaimana  telah  diubah  dengan Peraturan  Menteri  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  36 Tahun  2017  tentang  Perubahan  atas  Peraturan  Menteri Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  29  Tahun  2017  tentang Kelas  Jabatan  di  Lingkungan  Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan (Berita  Negara  Republik  Indonesia  Tahun  2017 Nomor 1378), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 5 Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyatakan Peraturan  Menteri  ini  mulai  berlaku  pada  tanggal diundangkan.

Link Download Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) —disini—

Demikian informasi tentang Permendikbud Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Kelas Jabatan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Semoga ada manfaatnya terima kasih.

= Baca Juga =

15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini-BNews



15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini

15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini – Perkembangan trend fashion busana muslim modern tidak hanya mengembangkan aneka model serta desain yang terbaru. Melainkan juga tetap mengevaluasi aneka jenis baju muslim yang dulunya pernah populer kini lebih dikembangkan lagi dengan konsep desain baju muslim yang lebih modis dan modern agar kembali banyak diminati oleh para kaum muslimah. Seperti model overall muslim yang dulu sempat beken di kalangan muslimah.

15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini

15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Aneka Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Gambar Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Fashion item berjenis overall kini kembali bermunculan. Tak sekedar hadir dalam tampilan yang klasik melainkan overall juga telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan desain yang lebih unik seperti dengan adanya aksen tali, potongan asimetris, serta aksen ruffle. Yang dapat menjadikan baju muslim yang satu ini terlihat lebih cantik dan menarik.
Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Trend Fashion Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Overall muslim dapat dijadikan sebagai pakaian dengan kesan yang casual sehingga dapat dipakai untuk acara hangout di weekend anda. Kegiatan bersantai di hari minggu memang hari yang selalu tunggu-tunggu untuk sekedar melepas penat setelah beberapa hari sebelumnya berkecipung dengan segala aktivitas yang padat.
Kumpulan Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Overall muslim tak selalu hadir dalam desain yang polos, permainan bentuk aksen juga dapat diterapkan pada overall. Seperti pemilihan warna-warna yang cerah serta beragam motif pada overall muslim ini akan menjadikan overall muslim tampil lebih modis. Overall muslim masa kini juga dilengkapi retsleting pada bagian belakang untuk memudahkan saat digunakan.
Contoh Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Koleksi Foto Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini

Maka dari itu bagi anda yang ingin tampil stylish di weekend anda, anda dapat memilih model overall muslim untuk dapat anda kenakan. Overall muslim juga dapat memberikan kesan yang gaya dan edgy pada saat weekend anda. Baik untuk sekedar hangout atau berlibur di wisata liburan yang menarik.

Foto Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Aneka Pilihan Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini

Overall muslim yang memiliki desain yang longgar ini akan memudahkan anda untuk bergerak aktiv. Pemilihan model overall muslim dengan bahan kaos ini juga akan membuat diri anda nyaman dalam beraktivitas di luar ruangan.

Kumpulan Gambar Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Contoh Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini

Bagi anda yang memiliki rencana untuk holiday di weekend ini, coba lah untuk menggunakan model overall muslim sebagai outfit of the day anda. Untuk itu anda dapat memilihnya pada ulasan seputar 15 Pilihan Model Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini. Berikut beberapa overall muslim ini sangat cocok sekali untuk menemani weekend anda.

Desain Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Koleksi Overall Muslim untuk Hangout Kamu di Minggu Ini
Terimakasih atas kunjungan anda pada website kami. Silahkan untuk melanjutkan ulasan terhangat yang juga sangat pas untuk anda simak yakni terkait mengenai Koleksi Baju Muslim Batik 2016 dengan Desain Yang Simple dan Anggun. Selamat menyimak.

Seorang profesor di Bangladesh tewas ditikam-BNews


Image copyright
AFP

Image caption

AFM Rezaul Karim Siddique, yang berusia 58 tahun, adalah profesor Bahasa Inggris di Universitas Rajshahi di wilayah barat negara itu.

Seorang profesor di sebuah perguruan tinggi di Bangladesh tewas ditikam, yang menurut polisi mirip dengan kasus pembunuhan blogger sekuler dan aktivis ateis dalam beberapa bulan terakhir.

AFM Rezaul Karim Siddique, yang berusia 58 tahun, adalah profesor Bahasa Inggris di Universitas Rajshahi di wilayah barat negara itu.

Dia diserang dengan parang oleh orang tidak dikenal saat dalam perjalanan dari rumahnya ke kampus.

Tahun lalu, penulis blogger sekuler terkenal tewas ditikam.

Wakil kepala kepolisian Bangladesh, Nahidul Islam mengatakan kepada Kantor berita AFP bahwa Siddique terlibat dalam sejumlah program budaya, dan mendirikan sebuah sekolah di wilayah Bagmara, bekas markas kelompok militan Jamayetul Mujahideen Bangladesh (JMB) yang dilarang pemerintah.

Sejumlah anggota JMB telah ditahan karena dianggap terlibat pembunuhan rohaniawan Katolik asal Italia tahun lalu.

Daftar “84 bolgger ateis”

Awal bulan ini seorang mahasiswa Fakultas hukum di Bangladesh yang menyatakan dirinya berpandangan sekuler tewas ditikam dengan parang dan kemudian ditembak di ibukota Bangladesh, Dhaka.

Image copyright
AFP

Image caption

Polisi mengatakan pembunuhan profesor mirip dengan kasus pembunuhan blogger sekuler danaktivis ateis dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, empat orang blogger tewas pada tahun lalu setelah identitasnya masuk dalam daftar 84 “blogger ateis” yang disusun oleh kelompok militan Islam pada 2013 dan telah beredar luas.

Ada juga serangan terhadap anggota kelompok minoritas Syiah, penganut ajaran sufi, Ahmadi,yah Kristen dan Hindu. Dua orang asing, yaitu seorang pekerja bantuan Italia dan seorang pria Jepang, juga ditembak mati akhir tahun lalu.

Sebuah kelompok yang menamakan diri Negara Islam telah menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut, tetapi pernyataan ini belum diverifikasi secara independen.

Bangladesh secara resmi adalah negara sekuler, tetapi para pengkritiknya mengatakan pemerintah Bangladesh gagal untuk mengatasi serangan-serangan mematikan tersebut.


Source : bbc[.]com

JUKNIS PENULISAN / PENGISIAN IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 (TP. 2015/2016)-BNews



JUKNIS PENULISAN / PENGISIAN IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 (TP. 2015/2016)

Berikut ini Petunjuk Pengisian Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2015/2016.  (Link Download Tersedia di akhir tulisan ini)

A. PETUNJUK UMUM  JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016

1. Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK hanya diterbitkan oleh satuan pendidikan yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), sedang Ijazah untuk Paket A, Paket B, dan Paket C oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

2. Ijazah dan hasil ujian/daftar nilai ujian dicetak bolak-balik, Ijazah di halaman depan dan hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.

3. Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, diisi oleh panitia yang dibentuk Kepala Sekolah.

4. Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C diisi oleh panitia yang dibentuk oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

5. Pengisian Ijazah dalam bentuk dicetak atau ditulis tangan dengan tulisan huruf yang baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.

6. Pengisian Ijazah menggunakan tata penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

7. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus (tipe-ex) dan harus diganti dengan blangko yang baru.

8. Ijazah yang salah dalam pengisian sebelum dimusnahkan disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan belakang serta dimusnahkan dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah untuk Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK serta Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau pejabat yang mewakili untuk Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C yang disaksikan oleh pihak kepolisian.

9. Jika terdapat sisa blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK di sekolah, Kepala Sekolah mengembalikan sisa blangko Ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau pejabat yang mewakili yang disaksikan oleh pihak kepolisian.

10. Jika terdapat sisa blangko Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C di Dinas Pendidikan, Dinas Kabupaten/Kota mengembalikan sisa blangko Ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh kepala Dinas Pendidikan atau pejabat yang mewakili yang disaksikan oleh pihak kepolisian.

11. Sisa blangko Ijazah yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dimusnahkan paling lambat 31 Desember 2016 dengan disertai berita acara pemusnahan disaksikan oleh pejabat Dinas Pendidikan Provinsi atau pejabat yang mewakili dan pihak kepolisian.

12. Berita acara pemusnahan harus dilaporkan ke Pelaksana UN Tingkat Pusat (Balitbang Kemendikbud).

13. Satuan pendidikan/Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun.

14. Bagi siswa pemilik Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan, dan untuk Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C diambil ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang menerbitkan.

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016 HALAMAN DEPAN
B. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016

1. BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK.

a. Pengisian Kepala Sekolah adalah nama sekolah yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.

b. Pengisian nama pemilik Ijazah menggunakan HURUF KAPITAL sebagai berikut:

1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

c. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

d. Pengisian nama orang tua/wali pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya;

3) Wali dituliskan bila pemilik Ijazah menjadi tanggungjawab pihak tertentu dalam kelangsungan hidup atau pelaksanaan pendidikannya. Nama wali dituliskan sesuai dengan dokumen kelahiran/identitas yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

e. Pengisian nomor induk siswa pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa pada satuan pendidikan seperti tercantum pada buku induk.

f. Pengisian nomor induk siswa nasional pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa nasional yang tercantum pada buku induk.

g. Pengisian nomor peserta Ujian Nasional terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera pada kartu tanda peserta Ujian Nasional dan sama dengan yang tertera di Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN).

1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun,

2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota,

3 (tiga) digit berisi informasi kode sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode urut peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi. Untuk Ijazah SD dan SDLB pengisian nomor peserta ujian sekolah ditentukan oleh setiap Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Contoh:

SD 1-16-04-04-175-002-7

SMP 2-16-01-04-294-193-6

SMA 3-16-02-21-428-215-2

SMK 4-16-02-21-428-215-2

h. Pengisian sekolah asal pemilik Ijazah adalah sekolah tempat pemilik Ijazah menempuh pendidikan. Bagi satuan pendidikan yang menamatkan peserta didik tetapi satuan pendidikan tersebut belum terakreditasi, Ijazah diterbitkan satuan pendidikan penyelenggara ujian yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

i. Untuk Ijazah SDLB, SMPLB, dan SMALB jenis ketunaan diisikan sesuai dengan ketunaan peserta didik yang terdiri dari tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunalaras, autis, tunagrahita, dan tunaganda.

j. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah sebagai berikut:

1) Untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK adalah nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh : Merauke, 10 Juni 2016

2) Untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri SD, SMP dan SMA adalah nama kota negara tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Moskow, 10 Juni 2016

k. Pengisian nama Kepala Sekolah adalah nama Kepala Sekolah atau Plt Kepala Sekolah dari satuan pendidikan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi Kepala Sekolah pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan Kepala Sekolah yang non pegawai negeri sipil diisi satu buah garis/strip (-). Bila Kepala Sekolah masih dijabat Plt mengacu pada surat BSNP Nomor: 0004/SDAR/BSNP/IV/2012 tanggal 19 April 2012, sebagai berikut:

a) Ijazah dapat ditandatangani oleh Plt Kepala Sekolah dan memiliki jabatan fungsional guru, yang diberikan mandat oleh Bupati/Walikota;

b) bila Plt Kepala Sekolah tidak memiliki jabatan fungsional guru maka Bupati/Walikota dapat menunjuk Wakil Kepala Sekolah yang memiliki jabatan fungsional guru, dengan memberi surat mandat.

l. Stempel atau cap yang digunakan adalah stempel sekolah yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.

m. Pasfoto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri pemilik Ijazah serta stempel menyentuh pasfoto.

n. Nomor Ijazah adalah sistem pengkodean pemilik Ijazah yang mencakup kode penerbitan (dalam negeri –DN atau luar negeri –LN dan kode provinsi), kode jenjang pendidikan, kode kurikulum yang digunakan (SD, SMP, SMA, dan SMK), kode jenis satuan pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik Ijazah. Keterangan sistem pengkodean sebagai berikut:

1) kode penerbitan a) Dalam Negeri (DN) dan provinsi

DN-01 = Provinsi DKI Jakarta

DN-02 = Provinsi Jawa Barat

DN-03 = Provinsi Jawa Tengah

DN-04 = Provinsi DI Yogyakarta

DN-05 = Provinsi Jawa Timur

DN-06 = Provinsi Aceh

DN-07 = Provinsi Sumatera Utara

DN-08 = Provinsi Sumatera Barat

DN-09 = Provinsi Riau

DN-10 = Provinsi Jambi

DN-11 = Provinsi Sumatera Selatan

DN-12 = Provinsi Lampung

DN-13 = Provinsi Kalimantan Barat

DN-14 = Provinsi Kalimantan Tengah

DN-15 = Provinsi Kalimantan Selatan

DN-16 = Provinsi Kalimantan Timur

DN-17 = Provinsi Sulawesi Utara

DN-18 = Provinsi Sulawesi Tengah

DN-19 = Provinsi Sulawesi Selatan

DN-20 = Provinsi SulawesiTenggara

DN-21 = Provinsi Maluku DN-22 = Provinsi Bali

DN-23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat

DN-24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur

DN-25 = Provinsi Papua

DN-26 = Provinsi Bengkulu

DN-27 = Provinsi Maluku Utara

DN-28 = Provinsi Bangka Belitung

DN-29 = Provinsi Gorontalo

DN-30 = Provinsi Banten

DN-31 = Provinsi Kepulauan Riau

DN-32 = Provinsi Sulawesi Barat

DN-33 = Provinsi Papua Barat

DN-34 = Provinsi Kalimantan Utara

b) Luar Negeri (LN) dan sekolah Indonesia Luar Negeri

LN-01 = Sekolah Indonesia Wassenar

LN-02 = Sekolah Indonesia Moskow

LN-03 = Sekolah Indonesia Cairo

LN-04 = Sekolah Indonesia Riyadh

LN-05 = Sekolah Indonesia Jeddah

LN-06 = Sekolah Indonesia Islamabad

LN-07 = Sekolah Indonesia Yangoon

LN-08 = Sekolah Indonesia Bangkok

LN-09 = Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

 LN-10 = Sekolah Indonesia Singapura

LN-11 = Sekolah Indonesia Tokyo

LN-12 = Sekolah Indonesia Damascus

LN-13 = Sekolah Indonesia Davao

LN-14 = Sekolah Indonesia Kinabalu

2) Kode jenjang pendidikan meliputi:

D = Pendidikan Dasar

M= Pendidikan Menengah

3) Jenis satuan pendidikan, meliputi:

Dd = SD

Ddb = SDLB

DI = SMP

Dlb = SMPLB

Ma = SMA

Mab = SMALB

Mk = SMK

4) Kode Kurikulum, meliputi:

06 = Kurikulum 2006

13 = Kurikulum 2013

5) Nomor seri pemilik Ijazah terdiri atas tujuh digit angka mulai dari 0000001 sampai dengan 9999999 untuk setiap provinsi.

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016

2. BLANGKO PAKET A, PAKET B, DAN PAKET C

a. Pengisian Kepala adalah nama jabatan instansi yang menerbitkan Ijazah:

1) Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C ditulis jabatan Kepala Dinas atau Plt Kepala Dinas Kabupaten/Kota sesuai dengan nomenklatur.

2) Ijazah luar negeri diisi dengan nama Atase pendidikan atau konsulat jenderal atau konsul pada perwakilan RI setempat* 1 . Dalam hal pelaksana UNPK di luar negeri tidak berada dalam pembinaan atase pendidikan atau konsulat jenderal atau konsul pada perwakilan RI setempat, diisi oleh direktur pada direktorat terkait di Kemendikbud.

3) Pengisian Kabupaten/Kota adalah nama Kabupaten/Kota tempat program Paket A, Paket B, dan Paket C berada. Dalam hal ada perubahan atau pemekaran wilayah maka tetap menggunakan nama wilayah sebelum pemekaran atau penggantian nama Kabupaten/Kota.

4) Pengisian provinsi adalah nama provinsi tempat program Paket A, Paket B, dan Paket C berada. Dalam hal ada perubahan atau pemekaran wilayah maka tetap menggunakan nama wilayah sebelum pemekaran atau penggantian nama provinsi.

b. Pengisian nama pemilik Ijazah menggunakan HURUF KAPITAL sebagai berikut:

1) Paket A sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) Paket B dan Paket C sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

c. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) Paket A, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) Paket B dan Paket C sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

d. Pengisian nama orang tua/wali pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) Paket A sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) Paket B dan Paket C sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya;

3) Wali dituliskan bila pemiliki Ijazah menjadi tanggungjawab pihak tertentu dalam kelangsungan hidup atau pelaksanaan pendidikannya. Nama wali dituliskan sesuai dengan dokumen kelahiran/identitas yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

e. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah adalah sesuai dengan nomor induk pemilik Ijazah yang tercantum pada buku induk di Paket A, Paket B, dan Paket C.

f. Pengisian nomor peserta ujian nasional terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera pada kartu tanda peserta Ujian Nasional dan sama dengan yang tertera di Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/ Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode urut peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi. Untuk Ijazah Paket A pengisian nomor peserta ujian sekolah ditentukan oleh setiap Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Contoh:

Paket A A-16-02-05-295-194-5

Paket B B-16-01-04-294-193-6

Paket C C-16-02-21-428-215-2

g. Pengisian penyelenggara ujian adalah nama instansi atau nama lembaga satuan pendidikan non formal yang ditetapkan Bupati/Walikota atau pejabat yang ditunjuk, sebagai pelaksana ujian nasional/ujian sekolah.

h. Pengisian satuan pendidikan asal adalah satuan pendidikan asal pemilik Ijazah menempuh pendidikan sebelumnya : 1) Paket A, dapat berasal dari SD/MI (tidak lulus dan drop out); 2) Paket B, dapat berasal dari lulusan SD, Paket A, MI, dan SMP/MTs (tidak lulus dan drop out);

3) Paket C, dapat berasal dari lulusan Paket B, SMP/MTs, dan SMA/MA (tidak lulus dan drop out);

i. Pengisian kelompok belajar adalah nama tempat pemilik Ijazah menempuh pendidikan, misalnya PKBM, SKB atau yang sederajat.

j. Pengisian desa/kelurahan adalah nama desa/kelurahan dimana kelompok belajar pemilik Ijazah berada atau menempuh pendidikan. Untuk Ijazah peserta didik luar negeri dapat dikosongkan.

k. Pengisian kecamatan adalah nama kecamatan kelompok belajar pemilik Ijazah berada. Untuk Ijazah peserta didik luar negeri dapat dikosongkan.

l. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah sebagai berikut:

1) Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Makassar, 10 Juni 2016

2) Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C Luar Negeri adalah nama tempat sesuai POS UN yang di tetapkan oleh BSNP, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan. Contoh: Kinabalu, 10 Juni 2016

m. Pengisian nama lengkap Pejabat dan NIP yang menandatangani Ijazah serta dibubuhkan tanda tangan dengan ketentuan sebagai berikut: 1) Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan atau Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C Luar Negeri ditandatangani oleh Atase pendidikan atau konsulat jenderal atau konsul pada perwakilan RI setempat atau Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) untuk negara Taiwan.

n. Stempel yang digunakan adalah stempel sesuai dengan nomenklatur pada butir a.

o. Pasfoto pemilik Ijazah yang terbaru, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri serta stempel menyentuh pasfoto.

p. Nomor Ijazah adalah sistem pengkodean pemilik Ijazah yang mencakup kode penerbitan (dalam negeri – DN atau luar negeri –LN dan kode provinsi), kode jenjang pendidikan, kode jenis satuan pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik Ijazah. Keterangan sistem pengkodean sebagai berikut:

1) kode penerbitan Dalam Negeri (DN) dan provinsi

DN-01 = Provinsi DKI Jakarta

DN-02 = Provinsi Jawa Barat

DN-03 = Provinsi Jawa Tengah

DN-04 = Provinsi DI Yogyakarta

DN-05 = Provinsi Jawa Timur

DN-06 = Provinsi Aceh

DN-07 = Provinsi Sumatera Utara

DN-08 = Provinsi Sumatera Barat

DN-09 = Provinsi Riau

DN-10 = Provinsi Jambi

DN-11 = Provinsi Sumatera Selatan

DN-12 = Provinsi Lampung

DN-13 = Provinsi Kalimantan Barat

DN-14 = Provinsi Kalimantan Tengah

DN-15 = Provinsi Kalimantan Selatan

DN-16 = Provinsi Kalimantan Timur

DN-17 = Provinsi Sulawesi Utara

DN-18 = Provinsi Sulawesi Tengah

DN-19 = Provinsi Sulawesi Selatan

DN-20 = Provinsi SulawesiTenggara

DN-21 = Provinsi Maluku

DN-22 = Provinsi Bali

DN-23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat

DN-24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur

DN-25 = Provinsi Papua

DN-26 = Provinsi Bengkulu

DN-27 = Provinsi Maluku Utara

DN-28 = Provinsi Bangka Belitung

DN-29 = Provinsi Gorontalo

DN-30 = Provinsi Banten

DN-31 = Provinsi Kepulauan Riau

DN-32 = Provinsi Sulawesi Barat

DN-33 = Provinsi Papua Barat

DN-34 = Provinsi Kalimantan Utara

2) Luar Negeri (LN) dan Pendidikan kesetaraan:

LN-01 = Program Paket Singapura

LN-02 = Program Paket Malaysia (Kuala Lumpur, Kinabalu, Kuching)

LN-03 = Program Paket Hongkong (Hongkong, Makau)

LN-04 = Program Paket Arab Saudi (Riyadh)

LN-05 = Program Paket Taiwan

3) Kode jenjang pendidikan meliputi:

D = Pendidikan Dasar (Paket A dan Paket B)

M = Pendidikan Menengah (Paket C dan Paket C Kejuruan)

4) Kode Satuan Pendidikan Non formal, meliputi:

PA = Pendidikan Kesetaraan Paket A

PB = Pendidikan Kesetaraan Paket B

PC = Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Paket C Kejuruan.

 5) Nomor seri pemilik Ijazah terdiri atas tujuh digit angka mulai dari 0000001 sampai dengan 9999999 untuk setiap provinsi.

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016 HALAMAN BELAKANG

C. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN BELAKANG

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016

1. BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK.

a. Pengisian nama pemilik Ijazah menggunakan HURUF KAPITAL sebagai berikut:

1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

b. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

Contoh: Bogor, 27 Januari 1998

c. Pengisian nomor induk siswa pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa pada suatu satuan pendidikan seperti tercantum pada buku induk.

d. Pengisian nomor induk siswa nasional pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa yang tercantum pada buku induk. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit ahir tentang nomor pemilik Ijazah yang diacak oleh sistem di Kemendikbud.

e. Pengisian Nilai Rata-rata Rapor:

1) SD dan SDLB, adalah rata-rata nilai dari semester 7, 8, 9, 10, dan 11

2) SMP dan SMPLB, adalah rata-rata nilai dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5

3) SMA, SMALB, dan SMK, adalah rata-rata nilai dari semester 3, 4, dan 5 4) Bagi SMA yang menggunakan sistem SKS, adalah rata-rata nilai dari semester 1 sampai dengan 5.

f. Pengisian Nilai Ujian Sekolah adalah nilai hasil ujian tiap mata pelajaran yang diselenggarakan sekolah.

g. Pengisian Nilai Rata-rata Rapor, Nilai Ujian Sekolah, Nilai Sekolah untuk SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK dengan rentang nilai 0 -100 dengan satu desimal di belakang koma.

h. Pengisian rentang nilai dan digit di belakang koma untuk Nilai Rata-rata Rapor, Nilai Ujian Sekolah, dan Nilai Sekolah di SD dan SDLB ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

i. Khusus untuk satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan daftar mata pelajaran dan petunjuk penulisan yang diterbitkan Direktorat Pembinaan SMK.

 j. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah sebagai berikut: 1) Untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK adalah nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Medan, 10 Juni 2016 2)

Untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri SD, SMP, dan SMA adalah nama kota negara tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Moskow, 10 Juni 2016

k. Pengisian nama Kepala Sekolah adalah Kepala Sekolah satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan bagi Kepala Sekolah yang pegawai negeri sipil diisi dengan Nomor Induk Pegawai (NIP).

l. Pengisian nama Kepala Sekolah adalah Kepala Sekolah satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan bagi Kepala Sekolah yang non pegawai negeri sipil diisi garis/strip (-). m. Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan masingmasing sesuai nomenklatur.

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016

2. BLANGKO IJAZAH PAKET A, PAKET B, dan PAKET C

a. Pengisian nama pemilik Ijazah menggunakan HURUF KAPITAL sebagai berikut: 1) Paket A, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan; 2) Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan, sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

b. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:

1) Paket A, pada akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan; 2) Paket B dan Paket C sesuai dengan yang tercantum pada Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte kelahiran/dokumen kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundangundangan, apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah sebelumnya.

c. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk siswa yang tercantum pada buku induk.

d. Pengisian nomor Peserta Ujian Nasional terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai dengan nomor peserta yang tertera pada kartu tanda peserta Ujian Nasional dan sama dengan yang tertera di Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SKHUN). 1 (satu) digit berisi informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi kode tahun, 2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi kode Kabupaten/Kota, 3(tiga) digit berisi informasi kode sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode, 3(tiga) digit berisi kode urut peserta, dan 1 (satu) digit berisi informasi validasi.Untuk Ijazah Paket A pengisian nomor peserta ujian sekolah ditentukan oleh setiap Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Contoh: Paket A A-16-02-05-295-194-5

Paket B B-16-01-04-294-193-6

Paket C C-16-02-21-428-215-2

e. Pengisian nilai rata-rata derajat kompetensi: 1) Paket A, adalah rata-rata nilai dari semester 7, 8, 9, 10, dan 11 2) Paket B, adalah rata-rata nilai dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5 3) Paket C adalah rata-rata nilai dari semester 3, 4, dan 5

f. Pengisian Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan adalah nilai hasil ujian mata pelajaran yang diselenggarakan satuan pendidikan non formal yaitu kelompok belajar, PKBM, SKB atau yang sederajat.

g. Pengisian Nilai Pendidikan Kesetaraan sebagai berikut: 1) Untuk Paket A adalah gabungan nilai rata-rata derajat kompetensi dengan nilai ujian pendidikan kesetaraan yang perbandingannya ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Untuk Paket B dan Paket C adalah nilai gabungan rata-rata derajat kompetensi dan ujian pendidikan kesetaraan dengan perbandingan antara 50% sampai dengan 70% untuk rata-rata derajat kompetensi dan antara 30% sampai dengan 50% untuk ujian pendidikan kesetaraan. Perbandingan ini ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melalui Surat Keputusan Kepala Dinas.

h. Pengisian Nilai Rata-Rata Derajat Kompetensi, Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan, Nilai Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C dengan rentang nilai 0 -100 dengan satu desimal di belakang koma.

i. Pengisian dan rentang nilai serta digit di belakang koma untuk Nilai Derajat Kompetensi, Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan, dan Nilai Pendidikan Kesetaraan Paket A ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. j. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah sebagai berikut:

1) Untuk Paket A, Paket B, dan Paket C adalah nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Manado, 10 Juni 2016

2)  Untuk Paket A, Paket B, dan Paket C di luar negeri adalah nama tempat sesuai POS UN yang ditetapkan BSNP, diikuti dengan tanggal ditulis angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat) penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan di satuan pendidikan.

Contoh: Kinabalu, 10 Juni 2016

k. Pengisian nama kepala adalah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota penerbit Ijazah dibubuhkan tanda tangan kepala dinas atau pejabat yang ditunjuk dan dituliskan NIPnya.

l. Stempel yang digunakan adalah stempel dinas pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing sesuai nomenklatur.

JUKNIS PENGISIAN BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK TAHUN 2016 ATAU TAHUN PELAJARAN PELAJARAN 2015/2016 (Klik DISINI)




BACA INFORMASI PENTING LAINNYA